Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka


Anggota DPRD Sumut Ini Siap Mempertanggungjawabkan Dana Aspirasi Untuk Konstituenya

Anggota DPRD Sumut Ini Siap Mempertanggungjawabkan Dana Aspirasi Untuk Konstituenya

Toni Togatorop SE

Ketua Fraksi Hanura DPRD Sumut Toni Togatorop SE mengaku bahwa satu rupiah pun belum mendapatkan dana aspirasi dari masyarakat/pokok-pokok pikiran (Pokkir) yang seyogyanya peruntukannya konstituin sebesar Rp 3 miliar.

Hal itu dijelaskannya ketika diwawancarai wartawan diruangan kerjanya pada Selasa (19/9/2017) sekitar pukul 11:00 WIB. Dirinya mengaku kecewa dengan pemerintah, pasalnya anggaran yang belum jelas mekanismenya itu belum juga dapat dinikmatinya untuk konstituennya di Daerah Pemilihannya (Dapilnya).

“Sampai saat ini satu rupiahpun saya tidak ada menerima dana Pokkir itu,” ungkapnya.

Dirinya mengaku tidak mungkin untuk ngotot tentang anggaran Pokkir yang katanya untuk menampung aspirasi rakyat yang menjadi konstituen di Dapilnya.

“Sebenarnya anggaran itu untuk menampung aspirasi rakyat, tapi tidak terakomodir dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprovsu). Saya pribadi kecewa dengan dana Pokkir yang tidak terakomodir dengan baik itu,” ungkapnya.

Anggota DPRD Komisi B juga mencurigai dengan mekanisme peruntukkan dana Pokkir itu, pasalnya untuk dana itu, tidak semuanya mendapatkannya.

“Saya pun mencurigai itu, ada yang dapat ada yang tidak, ada apa ini. Saya marah, saya tidak mencampuri itu, tapi perlu saya sampaikan bahwa Pokkir saya untuk konstituen saya sudah saya sampaiakan. Namun belum mendapatkan realisasinya, sampai detik ini,” ungkapnya mencurigai.

Sedangkan anggota DPRD Sumut dari Komisi A Rony Reynaldo Situmorang SH mengaku bahwa mekanisme Pokkir tidaklah begitu sulit selama pimpinan fraksi DPRD Sumut dengan cepat dan kelengkapan berkas. Maka anggaran Pokkir akan terealisasi.

“Kalau saya tidak ada masalah dengan anggaran Pokkir, saya siap mempertanggungjawabkan dana Pokkir yang saya terima. Karena setiap dana dari pemerintah, terutama dana Pokkir peruntukkannya untuk konstituen saya. Bukan untuk pribadi saya,” ujarnya.

Sampai saat ini, aspirasi dari Konstituennya yang sudah tertampung ada beberapa kegiatan. Diantaranya pembangunan jalan di Kabupaten Simalungun dan bantuan hewan ternak untuk masyarakat.

“Peruntukkan dana Pokkir untuk konstituen, sudah ada beberapa kegiatan/program yang sudah tersusun. Saya siap mempertanggung jawabkan anggaran Pokkir,” ujar anggota DPRD Sumut dari Fraksi Demokrat ini menjelaskan.(REZA)

Rony Reynaldo Situmorang SH

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan