Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Arozatulo Lase Diduga Hendak Di Bunuh Kades Tagaule

Arozatulo Lase Diduga Hendak Di Bunuh Kades Tagaule

Nias,suaraperubahan.co-Masyarakat Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias khususnya Dusun III Samaeri trauma atas tindakan kepala desa Tagaule yang memaki-maki warga masyarakat dan melakukan keributan.

Parahnya kepala desa melakukan kekerasan fisik atau melakukan percobaan pembunuhan terhadap aparat desanya sendiri atas nama Arozatulo Lase (49) di salah satu kediaman warga dusun III samaeri, pada hari Kamis (14/12/2017) sekitar Pukul 19:30 WIB.

Akibat hal itu, kepala desa Tagaule bernisial BZ dilaporan ke Mapolres Nias jalan Melati No 1 Gunungsitoli pada hari jumat, 15 Desember 2017 sekitar Pukul 14:04 WIB dengan nomor laporan : STPLP/388/XII/2017/NS.

Kepada suaraperubahan.co Arozatulo Lase alias ama Selfi mengatakan, sekitar pukul 19.30 Wib malam hari, korban di datangi kepala desa dirumah Angerago Lase alias Ama selamat dengan mengatakan “He Arozatulo…! Hana O’anga-angadugo do ba LSM…?, lalu korban jawab Lo Ni Angadugogu ya’ugo.

Tiba-tiba kades menyundul korban dengan sebilah kayu tombak yang sudah dia bawa dan dielakan oleh korban, namun jari kelingking korban tersayat dan langsung korban melompat meninggalkannya.

Masih pernyataan korban, rupanya kades terus mengejarnya hingga kerumah dengan membawa tombak tersebut dan disaksikan oleh warga.

“Tangan saya terkena sabetan tombak itu hingga terluka, kades mengejar saya sampai kerumah dan disaksikan oleh banyak warga, ” ujar korban.

Salah seorang warga masyarakat Dusun III Samaeri yang di hubungi suaraperubahan.co masih belum mau di tulis namanya mengatakan, “ Kami sudah resah di desa ini akibat ulah kades yang selalu mengitimidasi kami hinga memaki-maki kami warga masyarakat apalagi melakukan kekerasan kepada yang melakukan pembantahan apa yang dia katakan, seakan hanya dia yang benar. Sunguh luar biasa kades ini yang beringas dan haus akan kedudukan serta dana Desa yang mengiurkan sehinga suka-sukanya kepada kami masyarakat ini,” jelas sumber kepada wartawan.

Kepala Desa Tagaule dikonfirmasikan melalui selularnya tentang kejadian tersebut mengatakan, “Ia (saya) mendatangi Arozatulo Lase bertujuan untuk segera memperbaiki pekerjaannya, namun terjadi pembicaraan hangat lalu Arozatulo Lase mengeluarkan pisau menikam saya sambil menyerangnya sehinga ia lari kerumah dan kembali mengejar Arozatulo dengan besi. Katanya.
Saat di tanya untuk apa membawa besi.? Ia menjawab untuk mengelakan pisau yang ada di tangan Arozatulo,” jelasnya singkat.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Corruption Watch (LSM NCW) Samabudi Zendrato kepada suaraperubahan.co di Mapolres Nias mengatakan, dalam kasus ini di minta kepada Kapolres Nias agar segera mengamankan Kepala Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias dan segera membuka kasus-kasunya yang sudah di laporkan selama ini oleh masyarakat Desa Tagaule.

“Bila hal ini tidak segera diamanahkan, kepala desa Tagaule, tidak tertutup kemungkinan akan terjadi hal yang lebih berat dari sini, diduga keras kepala desa Tagaule sangat temperamental dan arogansi kepada masyarakat, sehinga sesuka-sukanya ia buat kepada masyarakat. Kades diduga keras lagi telah mengambil hak-hak masyarakat Dusun III samaeri di bantuan pemerintah dari dinas perindutrian perdagangan dan sumber daya mineral Tentang Pembangki Listri Tenaga Surya (PLTS) yang hanya dimilikinya sendiri. Kepala Desa Tagaule selalu buat alasan demi kepentingan pribadinya tanpa memikirkan masyarakat umum,” ungkapnya.

Hasil pantauan suaraperubahan.co di Mapolres Nias, korban masih dalam keadaan trauma dan lemas. (Fesianus Ndraha)

 

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan