Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Beredar Di Medsos, Informasi Ini Adalah Hoax

Beredar Di Medsos, Informasi Ini Adalah Hoax

Medan-suaraperubahan.co-Kepada masyarakat Sumatera Utara diharapkan berhati-hati dengan berbagai informasi yang tersebar melalui Media Sosial (FB, Line, Whatsapp dan lainnya), tidak semua informasi yang disebarluaskan melalui Medsos itu adalah benar. Apalagi, informasi yang cenderung membuat keresahan dikalangan masyarakat.

Salah satu informasi terbaru yang belum dapat dipastikan kebenarannya dan cenderung membuat keresahan dikalangan masyarakat ialah mengenai razia STNK dan jadwal razia yang akan digelar oleh tim gabungan diantaranya Pemda, Dishub dan kerja sama dengan Polri.

Dalam informasi, masyarakat menjadi resah dan bahkan menimbulkan ketakutan dalam dirinya (khususnya pengendara kendaraan bermotor). Dimana tim gabungan akan menggelar razia kendaraan yang telat bayar pajak.

Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangi (ditahan disuatu tempat), dan pemilik kendaraan diminta untuk membayar uang derek dan parkir sebesar Rp 400 ribu.

Mendapatkan informasi seperti ini, salah satu masyarakat Sumatera Utara mengaku bernama Helfrida dan memiliki kendaraan roda dua menjadi resah. Pasalnya, dirinya belum memiliki uang untuk membayar pajak kendaraannya yang sudah mati (telat).

“Kalau kita belum ada uang, bagaimana nasibnya? Apa akan dipaksa untuk membayar pajak atau kendaraan akan dikandangi? Semoga informasi ini tidak benar,” harapnya.

Namun, informasi ini langsung ditepis oleh Kabid Humas Poldasu Kombes Rina Sari Ginting. Wanita yang pernah menjabat sebagai Kapolres Kota Binjai ini ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada Rabu (13/12/2017) malam menegaskan bahwa informasi mengenai razia pajak kendaraan yang telat diatas 3 tahun akan dikandangi adalah hoax (berita bohong).

“Informasi yang beredar di Media Sosial mengenai razia pajak kendaraan dan pajak kendaraan telat diatas 3 tahun akan dikandangi adalah hoax. Sampai sekarang ini, pihak kepolisian belum ada menjadwalkan razia seperti yang beredar. Informasi itu adalah hoax (berita bohong),” ungkapnya.(REZA)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan