Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Sewa Laptop dan Printer di KPU Nias, LSM NCW dan KCBI Resmi Melapor ke Polres Nias

Dugaan Penyalahgunaan Anggaran Sewa Laptop dan Printer di KPU Nias, LSM NCW dan KCBI Resmi Melapor ke Polres Nias

Nias, suaraperubahan.co- Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Corruption Watch (NCW) Nias Indonesia bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI)  Kepulauan Nias menyampaikan Laporan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten NIas Tahun Anggaran 2018 ke Mapolres Nias pada Sabtu, (10/2/2018) sekitar Pukul 10:15 WIB.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Cuorruption Wacth (LSM-NCW) Nias Indonesia Samabudi Zendrato di Gunungsitoli kepada suaraperubahan.co mengatakan agar pihak kepolisian menindaklanjuti laporannya.” Kita dua lembaga telah menyampaikan surat laporan dugaan korupsi Dana Hibah Pilgubsu pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias tahun anggaran 2018 kepada Kapolres Nias,” ujarnya.

Lanjutnya mengatakan dugaan tersebut yaitu pada biaya sewa Laptop dan Printer.10 (sepuluh) Unit untuk Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan 170 (seratus tujuh puluh desa/unit) di Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa se Kabupaten Nias selama 2 (Dua) bulan yaitu bulan November dan Desember belum dibayarkan yang di duga telah di pergunakan untuk keperluan tertentu oleh Oknum-oknum di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias.

Zendrato menjelaskan Pengelolaan, Pelaksanaan dan Realisasi Dana tersebut adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias, patut diduga telah terjadi Penyimpangan dan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) yang bertujuan memperkaya diri sendiri dan orang lain, Korporasi yang merugikan keuangan Negara dengan cara Oknum-oknum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias mengitervensi dan mengambil alih hak PPK dan PPS se Kabupaten Nias diantaranya mempergunakan dan diduga menggelapkan sewa leptop dan printer untuk kepentingan lain. Adapun dana sewa yaitu Rp 750.000 (tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) di kali 180 (10 PPK Kecamatan dan 170 PPS di Desa) di kali 2 (dua) bulan maka selitar Rp. 270.000.000 (Dua ratus tujuh puluh juta rupiah).

Zendrato minta pihak Polres Nias untuk memproses, menyelidiki masalah ini sesuai dengan ketentuan, peraturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku, karena di duga oknum-oknum di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias dengan sengaja menghalang-halangi dan menghambat pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara.”Sebab bila masalah ini dibiarkan/diabaikan maka tidak tertutup kemungkinan bahwa PPK dan PPS akan terganggu kegiatan dan aktivitasnya dalam menyuseskan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur sumatera Utara pada tanggal 27 juni 2018 mendatang,” tegasnya.

Berita sebelumnya, informasi yang berkembang hingga saat ini salah satu item sewa Laptop dan Printer ada dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara (KPU-Sumut).

Dugaan tersebut terlihat pada Rencana Anggaran Biaya Komisi Pemilihan Umum sumatera Utara (RAB.KPU-Sumut) sekitar Rp 3.2 Milyar lebih. Salah satu item, keras dugaan bahwa ada oknum-oknum di tubuh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias melakukan penyalahgunaan anggaran pada Biaya Sewa Laptop dan Printer sekitar Rp. 750.000 perbulan setiap PPS dan PPK se Kabupaten Nias.

Berdasarkan Hal tersebut di atas Sekretaris Jenderal Lembaga Swadaya Masyarakat Nias Corruption Watch (LSM NCW) Nias –Indonesia Samabudi Zendrato di sekretariatnya Jl. Yossudarso No 58 Gunungsitoli pada Senin (05/02/2018) sekitar pukul 10:00 wib pagi ini mengatakan diduga Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias bersama Komisioner Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Nias melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koporasi dalam penyalagunaan kewenangna, kesempatan atau sarana yang ada padanya, atau jabatan dan atau kedudukan dengan tujuan mengutungkan diri sendiri atau orang lain.

Hasil konfirmasi serta investigasi LSM NCW kepada sekretaris KPU Kabupaten Nias Sudiman Telaumbanua yang di dampingi oleh salah seorang Komisioner KPU Nias Firman Mendrofa di kantor KPU Nias yang baru di Desa Sirete Kecamatan Gido kabupaten Nias belum lama ini.

Samabudi Zendrato bersama ketua tim investigasi Tenuli

” Hasilnya, Sekretaris KPU Kabupaten Nias mengatakan Pembayaran Sewa Leptop dan Printer bulan November dan Desember 2017 belum di bayarkan kepada PPS dan PPK dan itu menunggu petunjuk dari KPU provinsi,” jelas Samabudi kepada suaraperubahan.co.

Samabudi menegaskan bahwa, Sesuai hasil investigasi LSM NCW di lapangan maka patut di duga Sekretaris KPU Kabupaten Nias bersama Komisioner KPU Nias melakukan penyalahgunaan uang sewa Laptop dan Printer di seluruh PPS dan PPK se Kabupaten Nias.(Fesianus Ndraha)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan