Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Kepsek SD N 078477 Hele Onondruru Di Duga Jarang “Ngantor”

Kepsek SD N 078477 Hele Onondruru Di Duga Jarang “Ngantor”

Nias-suaraperubahan.co-Banyak hal-hal yang sungguh menyesakkan bathin jika melihat fenomena di dunia pendidikan yang tak habis-habisnya untuk di perbincangkan. Melihat dunia pendidikan rasanya setengah hati, ingin maju tapi langkah-langkah yang di lakukan, malah membebani siswa-siswa dan orang tua. Secara Lahiriah memang kita bilang ya, tapi pada kenyataannya dunia pendidikan tak jua untuk merdeka, masih merindukan gebrakan-gebarakan untuk mengeluarkan sistem pendidikan yang masih terbelenggu.

Contohnya Kepala Sekolah Dasar Negeri No 078477 Hele Onondruru, Desa Siefaewali Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias yang selama ini di pandang seorang pemimpin yang luar biasa di SD Negeri 078477 Heleonondruru Desa Siefaewli Kecamatan Bawotato Kabupaten Nias, hingga beberapa kali di datangi di sekolah tidak pernah jumpa, Apakah layak jadi Kepala Sekolah oknum tersebut?

Di Sekolah Dasar Negeri 078477 tersebut, satupun guru diduga tidak pernah ingin menerima oknum dari Lemabaga Swadaya Masyarakat maupun Pers, hal ini di alami oleh salah seorang Tim Investigasi Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) Kabupaten Nias bersama dengan Jurnalis suaraperubahan.co Kamis (15/11) kemarin, padahal kehadiran mereka ingin menyampaikan surat permintaan klarifikasi informasi masyarakat yang sudah beredar tentang penanganan BOS dan bantuan lainnya di SD Negeri Nomor 078477 Heleonondruru selama ini.

Tim Investigasi LSM KCBI Kabupaten Nias Martinus Lase kepada suaraperubahan.co di sekretariatnya di Jalan Gunungsitoli telukdalam Kilometer 25,5 Desa Hilizoi Kecamatan Gido kabupaten Nias pada Sabtu (18/11) sekitar pukul 13:20 WIB mengatakan dirinya sudah tiga kali datang kesekolah tersebut, namun tidak berhasil.

“Saya sudah tiga kali datang ke SD Negeri 078477 Heleonondruru, namun beliau (Kepala Sekolah) tidak pernah ada disekolah, terus kita ingin bersilahturahmi atau ingin berbincang-bincang dengan guru, mereka gak mau katanya langsung saja kepada kepala sekolah atau sama atasan mereka,” jelas martin menirukan pernyataan salah seorang guru bantu daerah tersebut.

“Parahnya lagi ketika kita memberikan surat untuk kepala sekolah mereka tidak mau terima dan harus ke kepala sekolah atau kepada atasannya, kan lucu hal itu,” tutur Martin.

Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM KCBI) Ifotani Mendrofa kepada suaraperubahan.co meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk mengevaluasi Kepsek tersebut.

“Diminta kepada kepala Dinas Pendidikan agar mengevaluasi Kepala SD Negeri 078477 Heleonondruru, karena di duga jarang hadir disekolah tersebut dan patut diduga oknum kepala sekolah telah melakukan korupsi, paling tidak korupsi waktu,” jelas Mendrofa.

Dalam waktu yang tidak lama, Menderofa akan melaporkan Kepsek ke instansi terkait.

“Kita akan melaporkan kepala SD Negeri 078477 heleonondruru kepenegak hukum karena di duga telah terjadi dugaan penyelewengan Dana BOS, Dana Bantuan Prestasi serta dana bantuan lainnya kepada siswa siswi di sekolah tersebut,” tegasnya.

Salah seorang orang tua murid yang masih belum mau di tulis namanya disekitar sekolah yang di hubungin suaraperubahan.co mengatakan Kepsek memang jarang masuk kantor.

“Kepala sekolah memang jarang hadir di sekolah, jangankan itu saja, guru menyampaikan kepada murid agar kita orang tua hadir besok untuk rapat, namun kepala sekolahnya tidak ada, bagaimana kita menyampaikan keluhan-keluhan kita sebagai orang tua murid kalau begini. Paranya lagi bantuan bapak Bupati Sokhiatulo Laoli untuk anak berpresitasi tidak dikasih, kan sudah keterlaluan hal itu, kami harap melalui media ini agar menyampaikan kepada Bupati Nias agar kepala SD Negeri 078477 di tinjau ulang keberadaannya di sekolah tersebut,” katanya singkat. (Fesianus Ndraha)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan