Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Meski Dekat Dengan Polsek Medan Baru : Praktek Judi Berkedok Game Singapore Station Jalan Adam Malik Tidak Pernah Di Gerebek, Kapolsek Bungkam Di Konfirmasi

Meski Dekat Dengan Polsek Medan Baru : Praktek Judi Berkedok Game Singapore Station Jalan Adam Malik Tidak Pernah Di Gerebek, Kapolsek Bungkam Di Konfirmasi

Medan-suaraperubahan.co-Tampaknya, lokasi Judi berkedok tembak ikan Singapore Station (SS) yang berada di Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan ini kebal dengan hukum. Atau mungkin dikarenakan pemilik maupun pengusaha serta pengelolahnya memiliki sedikit hubungan emosional kepada aparat kepolisian setempat.

Sehingga, meskipun lokasi ini tidak jauh beraktivitas/dekat dengan kantor polisi Polsek Medan Baru. Namun lokasi ini tidak pernah dilakukan razia besar-besaran, sehingga membuat pengusaha ini ketakutan.

“Mana pernah dirazia bang, kalau sudah dirazia, pastilah lokasi ini tutup,” ujar masyarakat sekitaran heran.

Sayangnya, Kapolsek Medan Baru Kompol Viktor Ziliwu ketika dikonfirmasi wartawan melalui selularnya pada Jumat (17/11) siang tidak bersedia mengangkatnya dan pesan singkat yang dikirimkan kepadanya juga tidak berbalas.

Berita sebelumnya, Singapore Station atau akrab disebut dengan (SS) yang berada di Jalan Adam Malik, Kecamatan Medan Petisah dijadikan arena praktek perjudian berkedok game. Arena kongkow-kongkow yang berada tepat dibelakang SPBU dan berdekatan dengan restoran cepat saji (KFC) seakan berubah dengan fungsinya.

Praktek perjudian berkedok game ketangkasan terus beraktivitas dengan jumlah pengunjung setiap harinya ramai. Mayoritas pengunjung adalah keturunan tiongoa. Kedok lain juga terlihat dari spanduk penutup arena perjudian, dimana arena itu memakai spanduk/stiker merek suatu perumahan (kompleks karya point).

Salah satu pengunjung ketika diwawancarai wartawan beberapa saat yang lalu mengatakan bahwa dilokasi kerap datang pengunjung untuk bermain judi berkedok game ini.

Di arena game, beroperasi sekitar enam sampai tujuh meja game judi tembak ikan. Pemain dipersilakan membayar uang minimal Rp 20 ribu dan maksimal tidak terbatas, terlebih dahulu.

Setelah membayar, barulah dikasih poin. Poin itu digunakan untuk bermain game itu, setiap ikan dan hewan jenis laut yang ada didalam mesin game itu harus ditembaki hingga mati. Setelah ikan itu mati ditembak, maka para pemain akan mendapatkan poin dan poin itu lalu diduga ditukar dengan sejumlah uang.

“Polisi harus mengecek, menggerebek dan menutup lokasi judi berkedok game di Singapore Station,” ujar
salah satu warga saat berada diseputaran lokasi yang enggan menyebutkan namanya.

Pantauan wartawan didalam arena perjudian berkedok game pada Jumat (17/11/2017) sekitar pukul 13:00 WIB, ada berkisar enam sampai tujuh mesin ketangkasan tembak ikan dan satu mesin lempar bola. Dua orang wanita, diantaranya berambut pendek (tomboy) tampak sibuk melayani para pengunjung yang asyik bermain game.(REZA)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan