Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Pengendalian Tuberkulosis Nias Barat Di Lantik : Wakil Bupati Nias Barat Ungkapkan Hal Ini

Pengendalian Tuberkulosis Nias Barat Di Lantik : Wakil Bupati Nias Barat Ungkapkan Hal Ini

Nias Barat-suaraperubahan.co-Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Program Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat bekerjasama dengan Yayasan Menara Agung Pengharapan (MAP) Internasional  melaksanakan Pelantikan Kader Pengendalian Tuberkulosis se – Kabupaten Nias Barat dan Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu yang langsung melantiknya di Hall Tokosa Onolimbu – Nias Barat, kamis (26/10) kemarin.

Wakil Bupati Khenoki Waruwu dalam arahannya mengatakan Program ini adalah salah satu program dasar sebagai standar pelayanan minimum sekarang dilingkungan dinas kesehatan.

“Hal ini bertujuan untuk mempercepat seluruh masyarakat Indonesia khususnya Nias Barat semakin cepat bebas dari penyakit yang mematikan dan memiskinkan ini,” ujar Khenoki.

Lebih lanjut Wakil Bupati Nias Barat yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat Rahmati Daeli, SKM.,M.KM mengatakan bahwa penyakit Tuberkulosis merupakan penyebab kematian nomor 3 di Indonesia. Diperkirakan setiap tahunnya ada 250.000 kasus baru dan dari kasus tersebut ada sekitar 101.000 orang meninggal karena Tuberkulosis.

“Berdasarkan data di Kabupaten Nias Barat untuk tahun 2016 jumlah dugaan kasus TB ada sebanyak 582 orang sementara hasil pemeriksaan laboratorium terdapat total 55 Bakteri Tahan Asam (BTA) positif,” sebut khenoki.

Wakil Bupati Nias Barat menghimbau seluruh masyarakat khusus Kabupaten Nias Barat supaya memiliki pandangan yang benar bahwa penyakit Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Tuberkulosis yang penularanya adalah melalui percikan atau dahak penderita. Oleh sebab itu, maka kita harus sama-sama menjaring semua yang sudah memiliki tanda / gejala dan cepat-cepat diperiksa ke Laboratorium di Puskesmas, dan kepada petugas Puskesmas jangan terlewatkan dan jangan ditunda pemeriksaannya agar dapat ditangani dengan lebih cepat untuk memutuskan rantai penularannya.

“Untuk itu, pada hari sebagai wujud nyata kerjasama pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Kesehatan, saya wakil bupati melantik 1015 orang Kader dan secara simbolik sebagai perwakilan 2 orang per desa yaitu sebanyak 150 orang dari 75 desa. Para kader ini akan bekerja secara sukarela, memberikan waktu dan sumbangsih pikiran serta tenaga dalam mewujudkan Nias Barat Bebas Tuberkulosis (NBBT),” terangnya.

Sementara Ketua TP. PKK Kabupaten Nias Barat Ny. Insani Faduhusi Daely mengatakan dalam sambutannya bahwa Keluarga adalah tumpuan dan harapan kita dan sangat terganggu apabila berbagai jenis penyakit sedang menyerang anggota keluarga kita, terutama penyakit seperti Tuberkulosis ini sangat mengancam kenyamanan keluarga.

“Oleh itu kepada seluruh Ibu-Ibu rumah tangga, marilah kita senantiasa menjaga pola makan keluarga terutama anak-anak yang masih kecil. Saat tubuh kita sehat, maka segala bentuk pekerjaan bisa kita kerjakan dan hasilnya kita rasakan bersama keluarga yang kita cintai,” ujarnya. (Fs. Ndraha).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan