Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Peringati Hari Anti Korupsi : Dugaan Korupsi PKK Dairi, Interpelasi DPRDSU dan Dishub Diuber

Peringati Hari Anti Korupsi : Dugaan Korupsi PKK Dairi, Interpelasi DPRDSU dan Dishub Diuber

Medan-suaraperubahan.co-Memperingati Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) tanggal 9 Desember 2017, puluhan mahasiswa dan aktivis Sumatera Utara melakukan unjukrasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jumat (8/12).

Mahasiswa membeberkan sejumlah persoalan yang ditangani aparat penegak hukum berjalan di tempat.

“Masyarakat Sumut sangat kecewa dengan banyaknya kasus yang ditangani aparat penegak hukum seperti Kejaksaan Negeri (Kejari) Dairi berjalan ditempat. Salah satunya adalah dugaan korupsi Dana PKK di Kabupaten Dairi yang anggarannya mencapai Rp1.8 miliar sampai saat ini belum tuntas,” kata Sekretaris DPD LSM Penjara Sumut, Feri Nofirman Tanjung, MSi.

Dia juga membeberkan bahwa kasus yang diduga melibatkan istri pejabat di Dairi jangan sampai dihentikan begitu saja. “Apakah karena kasus tersebut melibatkan istri pejabat makanya tidak diusut tuntas. Atau ada kepentingan lain dalam persoalan tersebut, kita meminta ketegasan aparat penegak hukum mengusutnya,” ungkapnya.

Kasus lain katanya, suap interpelasi yang ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai saat ini penuntasannya terbilang tebang pilih.

“Kasus suap interpelasi yang telah menjebloskan mantan Gubsu, Gatot Pujonugroho harus diusut tuntas. Masyarakat Sumut juga sudah tau bahwa dalam sidang-sidang terungkap bahwa beberapa kepala dinas dituding ikut menyetor uang kepada anggota DPRD, namun sampai sekarang belum ditangani,” tegasnya.

Dikatakannya, suap interpelasi KPK sebenarnya sudah memanggil semua kepala dinas di Pemprovsu namun hanya anggota dewanlah yang menanggu resikonya.

“Kita semua tau bahwa Bukit Tambunan (Mantan Kadisnaker Sumut) dipanggil namun sampai sekarang belum ada tindaklajutnya. Karena itu, kami meminta kasus ini terus diungkap oleh KPK,” pintanya.

Selain itu, DPD LSM Penjara mempertanyakan dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Perhubungan Kota Medan tahun 2014-2015.

”kami juga mendesak agar dugaan korupsi di Dishub Kota Medan juga segera dituntaskan Kejatisu,” pintanya.

Usai menyampaikan tuntutannya, Jordan SH perwakilan dari Kejatisu menerima aksi yang dilakukan DPD LSM Penjara Indonesia. Jordan SH dan berjanji akan segera menindak lanjuti laporan tersebut.(REZA)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan