Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

Proyek Dinas Pariwisata Kab Nias Diduga Tidak Sesuai RAB, Pembangunan Dermaga Baru Mengalami Kerusakan

Proyek Dinas Pariwisata Kab Nias Diduga Tidak Sesuai RAB, Pembangunan Dermaga Baru Mengalami Kerusakan

Nias,suaraperubahan.co-Pulau Onolimbu salah satu objek wisata bahari serta Pantai Tagaule di Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias yang memiliki kenyaman dan daya tarik wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara yang mengimbangi pulau dewata bali.

Program Presiden Jokowi dalam memajukan pariwisata di Pulau terluar di belahan Sumatera melalui Kementerian Pariwisata, Turunlah dana bantuan tersebut sebesar Rp. 1.410.924.000 (satu milyar sepuluh juta sembilan ratus dua puluh empat ribu rupiah) pada Dinas Pariwisata Kabupaten Nias yang di alokasikan di Pantai Tagaule dan pulau Onolimbu Desa Tagaule Kecamata Idanogawo Kabupaten Nias Sumatera Utara yaitu Pembangunan Dermaga atau Jetty yang bersumber dari Dana DAK APBD Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2017.

Pelaksanaan Proyek tersebut selama 120 hari kalender yang dimulai pada tanggal 11 Juli 2017 dan berakhir pada 12 november 2017 yang di laksanakan oleh CV.WIN Sejahtera dengan PPK Rorogo Waruwu SE pada Dinas Pariwisata Kabupaten Nias.

Aneh Bin Ajaib baru berapa minggu setelah selesai pelaksanaan proyek tersebut siap di kerjakan sudah mulai rusak yang di duga di kerjakan tidak sesuai dengan RAB atau pelaksanaanya hanya memetingkan keuntungan pribadi namun mutu daripada pekerjaan tersebut tidak ada.

Saat di konfirmasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pariwisata Kabupaten Nias Rorogo Waruwu Selasa (12/12) kemarin di ruanganya tentang keberadaan pembangunan Dermaga /Jetty di Pantai Tagaule Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias Sumatera Utara mengatakan proyek tersebut sudah selesai dan kerusakan itu sudah di perbaiki oleh rekanan dan yang lain-lainnya.”Kan ada biaya pemeliharaan,” ungkap Rorogo.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Nias, dirinya mengatakan, bahwa pada prosesnya dulu telah diserahkan kepada PPK bagaimana studi kelayakkan dan proyek tersebut direncanakan sesuai dengan perencanaan, dan yang lebih tahu atau lebih mengetahui adalah PPK.

“Mengenai informasi yang di sampaikan tetap kita apresiasikan dan sebagai bahan bahan sama kita,” ujarnya sambil meninggalkan awak media.

Wakil Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (LSM-KCBI) Kab.Nias di sekretariatnya (16.12) Martin Lase kepada suaraperubahan.co mengatakan bahwa sesuai hasil informasi dari masyarakat serta Investigasi di lapangan, maka dugaan keras bahwa pembangunan Dermaga/Jetty di Pantai Tagaule Desa Tagaule Kecamatan Bawolato Kabupaten Nias kurang berkualitas dan kurang layak, dimana baru beberapa minggu selesai di bangun dan sudah rusak.

“Atas dugaan ketidak sesuaian di RAB maka tim LSM KCBI akan mengkaji serta menelaah dan baru kita akan menyuratin penegak hukum dalam waktu yang tidak akan lama,” tegasnya singkat. (Fesianus Ndraha)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan