Suara Perubahan

Berpikir Kritis Berjiwa Merdeka

SMAN 7 Kota Tanjung Balai Kutip Rp 20 Ribu Dari 601 Siswanya

SMAN 7 Kota Tanjung Balai Kutip Rp 20 Ribu Dari 601 Siswanya
Medan-suaraperubahan.co-Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kota Tanjung Balai menindaklanjuti temuan dugaan pungutan liar (pungli) bermoduskan sumbangan pendidikan yang dilakukan oleh pihak Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 7 Kota Tanjung Balai pada Selasa (10/10/2017) sekitar pukul 11:00 WIB.
Informasi yang dihimpun, pihak sekolah memungut biaya sebesar Rp 20 ribu persiswa dari 601 siswa yang bersekolah ditempat tersebut.
Daulat Marpaung selaku Ketua JPKP DPD Kota Tanjung Balai bersama dengan Sekretaris Darlin Batubara dan Bendaharanya Johan S.Psi kepada wartawan mengatakan bahwa dirinya dan tim sudah meminta klarifikasi dengan wakil kepala sekolah SMAN 7 yaitu Freddy Hutasoit Spd.
“Pihak sekolah mengatakan bahwa pengutipan itu tidak melanggar aturan dan itu sudah mendapatkan persetujuan dari seluruh orangtua/wali siswa,” ujarnya menjelaskan.
JPKP juga mempertanyakan mengapa pengutipan berbentuk dana sumbangan pendidikan itu dilakukan, sejak kapan dilakukan dan sampai kapan dilakukan.
“Lalu wakil kepala sekolah itu menjawab sampai ada keputusan dari pemerintah yang menyarankan bahwa dana Bos dari Pusat bisa digunakan untuk gaji tenaga honorer dan penjaga sekolah. Pihak sekolah mengaku bahwa dana BOS tidak boleh digunakan untuk gaji tenaga guru honorer. Makanya terjadi pengutipan dana sumbangan pendidikan itu,” ujar Daulat menjelaskan.
Setelah pertemuan dengan pihak sekolah, nantinya JPKP DPD Kota Tanjung Balai akan menindaklanjuti permasalahan ini sampai ketingkat yang lebih atas dan menghimbau kepada pihak sekolah untuk menghentikan pungutan dana sumbangan karena dianggap memberatkan masyarakat.
“Permasalahan ini akan kita awasi dan akan kita tindaklanjuti, harapan kita agar pihak sekolah menghentikan pungutan dana sumbangan pendidikan yang peruntukannya untuk gaji honorer,” ungkap Daulat menjelaskan.
Sedangkan Freddy selaku wakil kepala sekolah mengaku bahwa dana sumbangan itu tidak ada yang menyalahi.
“Tidak ada yang menyalahi mengenai dana sumbangan itu,” ujarnya kepada wartawan.(REZA)
banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan